DAMPAK PENGGUNAAN BAHAN BAKAR FOSIL TERHADAP EMISI KARBON DENGAN PAJAK KARBON SEBAGAI PEMODERASI

Authors

  • Roberto B. T. Omenu Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Satriawan Adinugroho Universitas Mercu Buana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21460/jrak.v20i1.3

Keywords:

Carbon Emissions, Fossil Fuels, Carbon Tax, Friendly Energy, Emisi Karbon, Bahan Bakar Fosil, Pajak Karbon, Energi Ramah Lingkungan

Abstract

ABSTRACT

 The Industrial Revolution of the 18th century initiated the massive use of fossil fuels, leading to a drastic increase in carbon emissions. If this is exacerbated, it will result in rapidly rising temperatures and global climate change. As a control function, carbon tax is used to reduce the use of fossil fuels and increase the use of more environmentally friendly energy. This study aims to determine the effect of fossil fuel use on carbon emissions and also to examine the role of carbon tax in moderating fossil fuel use on carbon emissions. Negative externalities are activities that cause adverse impacts on other parties; for this activity, a Pigouvian tax is applied, which is the basis for imposing carbon taxes on activities that produce carbon emissions (negative externalities). The samples used in this study are developed and developing countries that have implemented carbon taxes, with a research range of 2002-2021. The research method used is multiple linear regression analysis and MRA, with a secondary data analysis approach using carbon tax revenue data from the OECD and fossil fuel use and carbon emissions from Our World in Data. The results of this research are that the use of fossil fuels has a significant effect on carbon emissions, and carbon taxes cannot moderate the relationship between the use of fossil fuels and carbon emissions. Based on the results of this research, a carbon tax is not yet a solution to dealing with increasing carbon emissions.

Keywords:  Carbon Emissions, Fossil Fuels, Carbon Tax, Friendly Energy.

 

ABSTRAK

Revolusi industri abad ke-18 telah mengawali penggunaan bahan bakar fosil secara masif yang menyebabkan terjadinya peningkatan emisi karbon secara drastis. Jika kondisi ini semakin diperparah, maka akan menyebabkan kenaikan suhu dan perubahan iklim global secara cepat. Sebagai fungsi control pajak karbon digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sehingga dapat meningkatkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar fosil terhadap emisi karbon dan juga untuk mengkaji peran pajak karbon dalam memoderasi penggunaan bahan bakar fosil terhadap emisi karbon. Eksternalitas negatif adalah kegiatan yang menyebabkan dampak merugikan pada pihak lain, atas kegiatan ini diterapkan pajak Pigouvian yang menjadi dasar pengenaan pajak karbon terhadap kegiatan yang menghasilakan emisi karbon (eksternalitas negatif). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah negara maju dan negara berkembang yang telah menerapkan pajak karbon, dengan rentang waktu penelitian 2002-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan MRA dengan pendekatan analisis data sekuder menggunakan data pendapatan pajak karbon dari OECD dan penggunaan bahan bakar fosil serta emisi karbon dari Our World in Data. Hasil dari penelitian ini yaitu, Penggunaan bahan bakar fosil berpengaruh signifikan terhadap Emisi karbon, dan Pajak karbon tidak dapat memoderasi hubungan antara penggunaan bahan bakar fosil terhadap emisi karbon. Berdasarkan hasil penelitian ini, pajak karbon belum mampu menjadi solusi dalam mengatasi peningkatan emisi karbon.

Kata kunci:  Emisi Karbon, Bahan Bakar Fosil, Pajak Karbon, Energi Ramah Lingkungan.

Downloads

Published

2024-02-01