MENGUPAS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (STUDI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA)

Authors

  • I Made Dwi Hita Darmawan Universitas Primakara
  • Kadek Puspa Mirangga Sari Universitas Primakara
  • Putu Arya Novianingsih Universitas Primakara

DOI:

https://doi.org/10.21460/jrak.v20i1.2

Keywords:

Training and Education Program, Top Management Support, Employee Competence, Information Quality, Accounting Information System Performance, Program Pelatihan dan Pendidikan, Dukungan Manajemen Puncak, Kompetensi Karyawan, Kualitas Informasi, Kinerja Sistem Informasi Akuntansi

Abstract

ABSTRACT

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) is a unique microfinance institution that is not subject to OJK regulations. Because it is exempt from Otoritas Jasa Keuangan (OJK) regulation, this study highlights the interesting issue of how LPDs operate under their own autonomy. This study aims to explore whether factors such as training and education programs, top management support, employee competence and information quality affect the performance of accounting information systems which in fact have their own arrangements.

From the survey results with 44 respondents, the study found that all factors such as training and education programs, top management support, employee competence and information quality have a strong influence on the performance of accounting information systems in LPDs. This research has implications for LPD leaders to be able to pay attention to training and education programs, top management support, employee competence and information quality so that the operationalization of accounting information system performance is more optimal. This research also suggests that although LPDs have escaped OJK regulations, LPDs must still pay attention to the vital points of resources in them so that this local microfinance institution remains sustainable.

Keywords: Training and Education Program, Top Management Support, Employee Competence, Information Quality, Accounting Information System Performance

 

ABSTRAK

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan sebuah lembaga keuangan mikro yang memiliki keunikan yang tidak tunduk pada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena luput dari regulasi OJK, penelitian ini menyoroti hal menarik bagaimana LPD ini beroperasi atas otonominya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas apakah faktor-faktor seperti program pelatihan dan pendidikan, dukungan manajemen puncak, kompetensi karyawan dan kualitas informasi mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi yang notabene memiliki pengaturannya sendiri.

Dari hasil survei dengan 44 orang responden, penelitian menemukan bahwa seluruh faktor seperti program pelatihan dan pendidikan, dukungan manajemen puncak, kompetensi karyawan dan kualitas informasi memiliki pengaruh yang kuat terhadap kinerja sistem informasi akuntansi di LPD. Penelitian ini memiliki implikasi terhadap pimpinan LPD untuk dapat memperhatikan program pelatihan dan pendidikan, dukungan manajemen puncak, kompetensi karyawan dan kualitas informasi sehingga operasionalisasi dari kinerja sistem informasi akuntansi semakin optimal. Penelitian ini juga memberi saran bahwa walaupun LPD luput akan regulasi OJK, akan tetapi LPD harus tetap memperhatikan titik-titik vital sumber daya di dalamnya agar lembaga keuangan mikro lokal ini tetap lestari.

Kata kunci:  Program Pelatihan dan Pendidikan, Dukungan Manajemen Puncak, Kompetensi Karyawan, Kualitas Informasi, Kinerja Sistem Informasi Akuntansi

Downloads

Published

2024-02-01